You are currently viewing Diskusi Ilmiah dan Interaksi Bersama Staf Ahli Bidang Logistik Kementerian Perhubungan di Politeknik Pelayaran Barombong

Diskusi Ilmiah dan Interaksi Bersama Staf Ahli Bidang Logistik Kementerian Perhubungan di Politeknik Pelayaran Barombong

Makassar, 06 Mei 2026 – Kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, instruktur, serta taruna/i Politeknik Pelayaran Barombong yang antusias mengikuti jalannya diskusi. Dalam suasana interaktif, peserta diberikan wawasan mengenai tantangan dan peluang pengembangan logistik nasional di era transformasi digital dan konektivitas maritim.

Direktur Politeknik Pelayaran Barombong, Capt. Sidrotul Muntaha, M.Si., M.Mar., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Staf Ahli Bidang Logistik Kementerian Perhubungan di kampus Poltekpel Barombong. Menurutnya, kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi taruna/i untuk memahami kondisi riil industri pelayaran dan logistik nasional.
“Melalui kegiatan diskusi ilmiah ini, kami berharap taruna/i dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya pada sektor transportasi dan logistik maritim yang terus berkembang,” ujar Direktur.

Dalam pemaparannya, Capt. Yufridon Gandoz Situmeang, S.E., M.M. menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia maritim yang adaptif, profesional, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi di bidang logistik serta transportasi laut. Selain itu, beliau juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri guna menciptakan lulusan yang kompeten dan siap bersaing secara global.

Kegiatan berlangsung secara aktif melalui sesi tanya jawab dan interaksi langsung bersama taruna/i. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan terkait pengembangan logistik nasional, digitalisasi pelabuhan, hingga peluang karier di sektor transportasi laut.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Pelayaran Barombong kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri maritim nasional

Tinggalkan Balasan