Program Diploma III Pembentukan

Diklat pembentukan atau sering disebut juga dengan diklat awal Perhubungan adalah Pendidikan dan Pelatihan yang diselenggarakan untuk membentuk kader-kader profesional di bidang pelayaran dan bisnis angkutan laut. Peserta didik berasal dari lulusan Sekolah Menengah Atas/SMA (atau sederajat) yang akan dididik dalam program Diploma III Pelayaran. Ada 3 program studi yang disediakan yakni Nautika, Permesinan Kapal dan Manajemen Transportasi Laut dengan menggunakan sistem boarding school atau diasramakan selama kurang lebih 3 tahun (2 tahun di kampus, 1 tahun praktek).

Terdapat 3 (tiga) program studi, yakni:

  1. Program Studi Nautika
  2. Program Studi Permesinan Kapal
  3. Program Studi Manajemen Transportasi Laut

Lulusan Program Diklat Diploma III Pembentukan akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi ANT-III (Ahli Nautika Tingkat – III) atau ATT-III (Ahli Teknika Tingkat – III) dan juga ijazah Diploma III.


Program Studi Nautika

Persyaratan:

  1. Pria atau wanita usia maksimal 23 tahun,
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna dan tidak berkaca mata,
  3. Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama masa pendidikan yang dibuktikan dengan surat pernyataan,
  4. Tinggi badan: Pria minimal 160 cm, Wanita minimal 155 cm,
  5. Melampirkan:
    Akte kelahiran / Surat keterangan lahir,
    Pasfoto terbaru ukuran 4×6 berwarna (latar belakang biru),
    Surat keterangan belum menikah dari lurah / kepala desa,
    Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)/Kelakuan Baik,
  6. Ijazah:
    SMA/MA (IPA), SMK Pelayaran
    Bagi yang masih duduk di kelas XII SMA, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah sebagai peserta UN.
  7. Membayar biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang akan disampaikan melalui pengumuman Sipencatar.


Program Studi Permesinan Kapal

Persyaratan:

  1. Pria atau wanita usia maksimal 23 tahun,
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna dan tidak berkaca mata,
  3. Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama masa pendidikan yang dibuktikan dengan surat pernyataan,
  4. Tinggi badan: Pria minimal 160 cm, Wanita minimal 155 cm,
  5. Melampirkan:
    Akte kelahiran / Surat keterangan lahir,
    Pasfoto terbaru ukuran 4×6 berwarna (latar belakang merah),
    Surat keterangan belum menikah dari lurah / kepala desa,
    Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)/Kelakuan Baik,
  6. Ijazah:
    SMA/MA (IPA), SMK Pelayaran, SMK/MA jurusan Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Elektronika (kecuali Audio/Video), Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Pendinginan dan Tata Udara, Teknik Perkapalan untuk Program Keahlian Instalasi Permesinan Kapal, Teknik Pengelasan, Teknik Instrumentasi Industri, dan Teknik Mekatronika,
    Bagi yang masih duduk di kelas XII SMA, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah sebagai peserta UN.
  7. Membayar biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang akan disampaikan melalui pengumuman Sipencatar.


Program Studi Manajemen Transportasi Laut

Persyaratan:

  1. Pria atau wanita usia maksimal 23 tahun,
  2. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna dan tidak berkaca mata,
  3. Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama masa pendidikan yang dibuktikan dengan surat pernyataan,
  4. Tinggi badan: Pria minimal 160 cm, Wanita minimal 155 cm,
  5. Melampirkan:
    Akte kelahiran / Surat keterangan lahir,
    Pasfoto terbaru ukuran 4×6 berwarna (latar belakang kuning),
    Surat keterangan belum menikah dari lurah / kepala desa,
    Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)/Kelakuan Baik,
  6. Ijazah:
    SMA/MA (IPA/IPS), SMK/MAK jurusan Bidang Keahlian Bisnis, Manajemen Program Keahlian Administrasi Perkantoran, Akuntansi, Pemasaran, Perbankan, Asuransi, dan Usaha Kecil Menengah,
    Bagi yang masih duduk di kelas XII SMA, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Sekolah sebagai peserta UN.
  7. Membayar biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang akan disampaikan melalui pengumuman Sipencatar.


Prospek lulusan:

  • Perwira di kapal-kapal niaga luar negeri,
  • Lingkungan Kementerian Perhubungan (BPSDM Perhubungan, Syahbandar, Otoritas Pelabuhan, Distrik Navigasi),
  • Perusahaan-perusahaan swasta nasional dan internasional yang berhubungan dengan kemaritiman,
  • Pengusaha ataupun konsultan di bidang pelayaran.