Wisuda Perwira Transportasi Laut Politeknik Pelayaran Barombong, Kamis (20/02)
Sebanyak 555 Perwira Transportasi Laut Diploma III Pelayaran, Diklat Pelaut Pembentukan Tingkat II dan IV serta Penutupan Diklat Peningkatan Tingkat II, III, IV dan V Politeknik Pelayaran Barombong melaksanakan wisuda Perwira Transportasi Laut di lapangan Canopus Poltekpel Barombong.
Sekretaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan Dr. Capt. Wisnu Handoko, M.Sc bertindak sebagai inspektur upacara Pada Wisuda Perwira Transportasi laut kali ini dengan mengangkat tema “Membangun Strategi Kolaboratif Dalam Menyongsong Era Green Shipping Pada Industri Maritim”.
Pada laporan pendidikan yang dibacakan oleh Direktur Poltekpel Barombong Capt. Sidrotul Muntaha, M.Si., M.Mar menyampaikan Perwira Transportasi Laut yang mengikuti wisuda hari ini yakni Diploma III Pelayaran Jurusan Nautika sebanyak 35 orang, Diploma III Pelayaran Jurusan Permesinan Kapal 27 orang, Diklat Pelaut III Pembentukan Jurusan Nautika 34 orang, Diklat Pelaut III Pembentukan Jurusan Teknika 49 orang, Diklat Pelaut IV Pembentukan Jurusan Nautika 43 orang dan Diklat Pelaut IV Pembentukan Jurusan Teknika 58 orang.
Kemudian Diklat Pelaut II Peningkatan jurusan Nautika sebanyak 46 orang, Diklat Pelaut II Peningkatan Jurusan Teknika 54 orang, Diklat Pelaut III Peningkatan Jurusan Nautika 31 orang, Diklat Pelaut III Peningkatan Jurusan Teknika 20 orang, Diklat Pelaut IV Peningkatan Jurusan Nautika 55 orang, Diklat Pelaut IV Peningkatan Jurusan Teknika 42 orang, Diklat Pelaut V Peningkatan Jurusan Nautika 44 orang dan Diklat Pelaut V Peningkatan Jurusan Teknika 17 orang.
Pada sambutan inspektur upacara Dr. Capt. Wisnu Handoko, M.Sc menyampaikan “sektor transportasi laut telah berkembang pesat dan sejalan dengan tujuan pemerintah yaitu fokus untuk mendorong ekonomi hijau dan ekonomi biru pembangunan infrastruktur demi menciptakan pemerataan ekonomi. Pembangunan pelabuhan di daerah membentuk industri kecil sekitar pelabuhan baru dan dengan kemudahan layanan penyaluran kebutuhan logistik ke daerah dapat berjalan dengan lancar. Hal ini berperan penting dalam pembangunan ekonomi di daerah-daerah wilayah negara indonesia”Ujarnya.